Showing posts with label bisnis. Show all posts
Showing posts with label bisnis. Show all posts

Thursday, September 22, 2016

TREND INVESTASI DI DUNIA SEJAK TAHUN 1966 - 2014

No comments:

Grafik-grafik di bawah ini menggambarkan trend investasi (Gross Capital Formation) di beberapa negara, area dan dunia sejak tahun 1966 sampai dengan tahun 2014. 

Nilai Investasi ditampilkan dalam bentuk persentasenya terhadap Produk Domestik Bruto (% to GDP). Sumber Data dan Grafik diperoleh dari Bank Dunia

Garis warna biru adalah fluktuasi Investasi dari tahun ke tahun. Fluktuasi ini merupakan siklus bisnis (Economical Cycle). Sedangkan Garis warna merah menunjukkan Trend secara keseluruhan (stagnan, menaik atau menurun). 












 






Friday, July 03, 2015

DATA-DATA MENGENAI PRODUKTIVITAS DAN UPAH TENAGA KERJA DI KALIMANTAN UTARA (ATAU TIMUR)

No comments:


Tabel 1. Perbandingan Rata-rata rasio PDRB dengan Upah minimum tiap provinsi

Tabel 2. Perbandingan Rata-rata rasio PDRB dengan Upah minimum tiap provinsi (Lanjutan)

Tabel 3. Contoh Perkiraan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Provinsi Kalimantan Utara

CATATAN:

UMP 2015 DAN KEBUTUHAN HIDUP LAYAK DIAMBIL DARI: http://jokowi-for-presiden.blogspot.com/2014/12/daftar-ump-gaji-buruh-2015-33-provinsi.html
     
RATA-RATA RASIO PDRB BERDASARKAN DATA (2004-2012) DARI : http://data.go.id/dataset/a980e023-b85f-4b47-b119-b9adb66cbd7e/resource/96f1ae28-23ac-457a-94c9-28e19f1ed6d6/download/processeddistribusipdrbperprovinsi20042012.csv
UMP 2015 untuk JATIM, JABAR, JATENG, D.I. YOGYAKARTA, berdasarkan rata-rata UMK setiap kabupaten di provinsi tersebut

Friday, June 05, 2015

POTENSI EMAS DI KALIMANTAN UTARA

2 comments:
PETA TAMBANG EMAS
Peta Pertambangan Emas Indonesia ini dibuat berdasarkan data-data pertambangan yang dimuat dalam feature Google Fusion Table. Setelah mengunduh data tersebut dalam format CSV, kemudian penulis memilih data pertambangan emas dan menyusunnya dalam format Excel

Lalu penulis menggunakan aplikasi online untuk merubah data excel itu ke dalam format Keyhole Markup Language (KML) agar bisa digunakan di aplikasi Google Earth. Data dalam format KML dapat didownload di sini. Pertambangan Emas pada peta ditandai dengan ikon bulat berwarna jingga. 
Melihat Peta di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa Kalimantan Selatan, Timur dan Barat, memiliki cukup banyak Pertambangan Emas, yakni 23 titik Pertambangan. Sementara di Kalimantan Utara, belum ada sama sekali.  

Seakan-akan tidak ada Emas di Kalimantan Utara. Padahal, kenyataannya, di Kalimantan Utara juga terdapat tambang emas. Sebagai contoh, terdapat Pertambangan Emas Tradisional di Kabupaten Bulungan, yakni di Kecamatan Sekatak dan Kecamatan Peso. Terdapat juga eksplorasi di hulu sungai jelai oleh PT. Jelai Cahaya Mineral (anak usaha PT. Kalimantan Surya Kencana) dan eksploitasi di Seruyung oleh PT. Sago Pratama.

Berdasarkan fakta-fakta ini, bisa dikatakan Emas terdapat hampir di seluruh Penjuru Pulau Kalimantan, termasuk Kalimantan Utara.
Tidak menutup kemungkinan, tidak lama lagi, eksploitasi besar-besaran akan meluas di Kalimantan Utara.

PETA TAMBANG EMAS KALIMANTAN


Jalur Magma berpotensi mengandung Emas dan Tembaga di Pulau Borneo
Bagaimanapun, lokasi Emas tersebut pastilah berada di area operasional perusahaan kayu saat ini seperti ADINDO, KPP, INTRACA, INHUTANI. Oleh karena itu Perusahaan-perusahaan kayu kemungkinan besar akan ikut mengambil bagian dalam eksploitasi Emas sebab mereka memiliki sejarah yang panjang dalam penguasaan ratusan ribu hektar lahan di sana. 

Jadi, ini semacam eksploitasi tanpa henti: eksploitasi minyak, lalu eksploitasi hutan, lalu eksploitasi batu bara, lalu eksploitasi sawit, lalu Emas. Sementara masyarakat indonesia yang tinggal di kalimantan utara tetap tidak terjamin masa depannya. Semoga kita dapat mengendalikan rentetan eksploitasi tersebut.

Demikianlah tulisan tentang Peta Pertambangan Emas di Indonesia. Di masa yang akan datang, penulis akan berusaha menampilkan tulisan tentang perkiraan cadangan emas yang terdapat di Kalimantan Utara sehingga kita bisa mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi di kalimantan utara. 

Monday, June 01, 2015

ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN TAHUN 2013 (AHSP 2013)

3 comments:

Analisa harga satuan pekerjaan  (AHSP) diperlukan dalam pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pembangunan.

Pemerintah melalui Peraturan Menteri  Pekerjaan Umum No.11 Tahun 2013 (PermenPU) telah mewajibkan penggunaan AHSP dalam pembuatan RAB untuk penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) ataupun Harga Penawaran. Ini sesuai dengan diktum dalam PermenPU tersebut :

“menimbang: …. c.   bahwa    Analisis  Harga  Satuan  Pekerjaan  pada  masing- masing sektor telah diterapkan tetapi sifatnya hanya sebagai referensi, belum mengikat secara hukum”

Adapun pada Bab Penutupnya, disampaikan bahwa Standar Nasional Indonesia (SNI) yang telah ditetapkan sebelumnya dapat digunakan sejauh tidak bertentangan dengan PermenPU ini. Sedangkan Surat Edaran tahun 2008 dinyatakan tidak berlaku lagi.

“Standar  Nasional  Indonesia  (SNI)  tentang  Tata  Cara  Perhitungan  Harga Satuan  untuk  Konstruksi  Bangunan Gedung dan Perumahan dinyatakan masih berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum ini.

Dengan   ditetapkannya   Peraturan   Menteri   ini,   Surat   Edaran   Menteri Pekerjaan Umum Nomor 02/SE/M/2013 tentang Pedoman Analisis Harga Satuan Pekerjaan Bidang Pekerjaan Umum dan Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum Nomor 07/SE/M/2008 tentang Pemberlakuan Standar, Pedoman, Manual Harga Satuan Pekerjaan Konstruksi Bangunan Gedung dan Perumahan, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi”

AHSP juga dinyatakan harus dilampirkan dalam kontrak. Ini mengantsiipasi tindakan menghindari perincian oleh Kontraktor/Penyedia Jasa atau oknum Pemerintah yang hendak mengakali auditor.

“AHSP merupakan bagian dari dokumen kontrak harga satuan dan harus disertakan dengan rinciannya sebagai lampiran yang tidak terpisahkan serta sebagai alat untuk menilai kewajaran penawaran” (Pasal 6)

Adapun AHSP yang dimaksud terlampir bersama PermenPU ini.

Di dalam AHSP itu diwajibkan menampilkan overhead yang diartikan oleh Pasal 1 PermenPU sebagai :

“Overhead adalah biaya yang diperhitungkan sebagai biaya operasional dan pengeluaran biaya kantor pusat yang bukan dari biaya pengadaan untuk setiap mata pembayaran, biaya manajemen, akuntansi, pelatihan dan auditing, perizinan, registrasi, biaya iklan, humas dan promosi dan lain sebagainya.”

Tentu dengan ditampilkannya Overhead di dalam AHSP (berarti juga di dalam Dokumen Kontrak), maka baik pemerintah maupun penyedia jasa lain dapat mengetahui berapa keuntungan bagi penyedia yang direncanakan dalam pembangunan proyek tersebut. Dengan cara ini, Akuntabilitas pelaksanaan proyek diharapkan meningkat.


Demikian sekilas tentang AHSP 2013. Dokumennya dapat didownload di sini: AHSP 2013Excel. Sedangkan PermenPU nya dapat di download di sini: PermenPU No.11 Tahun 2013

Friday, May 29, 2015

TUTORIAL MENGGUNAKAN APLIKASI JOZLOPE

No comments:

Langsung saja. 

Pasikan File-file ini ada di dalam folder yang sama di Laptop/PC anda. Bila belum ada, silahkan download di sini

 
Klik Dua Kali pada file bernama Cover. Maka akan muncul gambar ini :


Selain gambar ini, juga muncul window DOS, layar hitam. Biarkan saja window itu. Jangan ditutup sampai selesai.

Klik menu program pada Cover di atas. Maka muncul pilihan Grid Search dan Point Search


Pada tulisan ini kita pilih Grid Search. Sehingga muncul tampilan ini:


Selanjutnya silahkan masukkan data tanah dan data geometri/dimensi pada kolom INPUTS. γ adalah berat jenis tanah. C adalah kohesi tanah. ϕ adalah sudut geser tanah. Data input lainnya adalah dimensi lereng.




Adapun keterangan mengenai data-data input geometri/dimensi tersebut dapat dilihat dari gambar di bawah ini:
Nilai b, h dan Incr harus bilangan bulat. Khusus untuk Xstart dan Xp, harus bernilai negatif. Misal lebar Xstart yang diinginkan adalah 10 meter, maka pada data input adalah  -10. Nilai Xstart dan Xp yang baik adalah nilai yang tidak lebih besar dari nilai L.
Misal kita masukkan data-data inpustnya.


   Setelah data inputs selesai diisi. Klik tombol Preview dibawahnya. Maka akan tampil seperti ini.


  Gambar lerengnya tampak kecil. Maka klik menu file, dan pilih zoom lalu drag. Atur tampilannya.



    Apabila hasil preview tidak sesuai yang diinginkan, berarti ada data input geometri yang salah. Tutup window figure 2. Ulangi lagi dari Grid search. Setelah tampilan geometri lereng telah sesuai dengan yang diinginkan, maka klik tombol compute.  Maka muncul perintah tunggu. Please wait. Komputer sedang menghitung.



Setelah selesai, maka keluar hasil gambar lingkaran lereng dan hasil hitungan Faktor aman di bawahnya sebagaimana di bawah ini.


Dapat dilihat pada gambar ini, lingkaran kelongsoran berwarna merah pada lereng mulai kaki lereng atau titik 0 (XL) sampai puncak lereng pada titik 28.1293 (XH). Faktor aman Lereng (FS MIN) sebesar 1,468. Jumlah lingkaran yang dicoba-coba (N) adalah 67626 buah. Pusat titik longsor adalah jarak X (Xc) adah 1 dan jarak Y (Yc) adalah 32. Jari-jari lingkaran longsor (R) adalah 32.0158 m.

Klik lagi menu file dan pilih Save figure untuk menyimpan tampilan. Gunakan zoom dan drag untuk mengatur posisi tampilan.

Demikianlah tutorial menggunakan Aplikasi Jozlope. Aplikasi analisis stabilitas lereng dengan metode bishop yang disederhanakan. Aplikasi ini telah dimuat dalam Jurnal Semesta Teknika Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal dapat dilihat disini: 


3. Dalam bentuk cetak. Di LIPI

4. Pengembangan Algoritma Jozlope oleh Andre Silva, Mahasiswa Portugal. Tesis beliau dapat didownload di Universidade de Porto
Nama penulis (Raga Candradimuka) dimuat dalam pengantar tesis tersebut.