“Four hostile newspapers are more to be feared than a thousand bayonets.” - Napoleon Bonaparte
Showing posts with label bisnis. Show all posts
Showing posts with label bisnis. Show all posts
Wednesday, June 14, 2017
Thursday, September 22, 2016
TREND INVESTASI DI DUNIA SEJAK TAHUN 1966 - 2014
Grafik-grafik di bawah ini menggambarkan trend investasi (Gross Capital Formation) di beberapa negara, area dan dunia sejak tahun 1966 sampai
dengan tahun 2014.
Nilai Investasi ditampilkan dalam bentuk persentasenya terhadap Produk Domestik Bruto (% to GDP). Sumber Data dan Grafik diperoleh dari Bank Dunia.
Garis warna biru adalah fluktuasi Investasi dari tahun ke tahun. Fluktuasi ini merupakan siklus bisnis (Economical Cycle). Sedangkan Garis warna merah menunjukkan Trend secara keseluruhan (stagnan, menaik atau menurun).
Garis warna biru adalah fluktuasi Investasi dari tahun ke tahun. Fluktuasi ini merupakan siklus bisnis (Economical Cycle). Sedangkan Garis warna merah menunjukkan Trend secara keseluruhan (stagnan, menaik atau menurun).
Wednesday, September 23, 2015
Friday, July 03, 2015
DATA-DATA MENGENAI PRODUKTIVITAS DAN UPAH TENAGA KERJA DI KALIMANTAN UTARA (ATAU TIMUR)
![]() |
| Tabel 1. Perbandingan Rata-rata rasio PDRB dengan Upah minimum tiap provinsi |
![]() |
| Tabel 2. Perbandingan Rata-rata rasio PDRB dengan Upah minimum tiap provinsi (Lanjutan) |
![]() |
| Tabel 3. Contoh Perkiraan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Provinsi Kalimantan Utara |
CATATAN:
| UMP 2015 DAN KEBUTUHAN HIDUP LAYAK DIAMBIL DARI: http://jokowi-for-presiden.blogspot.com/2014/12/daftar-ump-gaji-buruh-2015-33-provinsi.html | |||
| RATA-RATA RASIO PDRB BERDASARKAN DATA (2004-2012) DARI : http://data.go.id/dataset/a980e023-b85f-4b47-b119-b9adb66cbd7e/resource/96f1ae28-23ac-457a-94c9-28e19f1ed6d6/download/processeddistribusipdrbperprovinsi20042012.csv | |||
| UMP 2015 untuk JATIM, JABAR, JATENG, D.I. YOGYAKARTA, berdasarkan rata-rata UMK setiap kabupaten di provinsi tersebut | |||
Friday, June 05, 2015
POTENSI EMAS DI KALIMANTAN UTARA
Peta Pertambangan Emas Indonesia ini dibuat berdasarkan data-data pertambangan yang dimuat dalam feature Google Fusion Table. Setelah mengunduh data tersebut dalam format CSV, kemudian penulis memilih data pertambangan emas dan menyusunnya dalam format Excel.
Lalu penulis menggunakan aplikasi online untuk merubah data excel itu ke dalam format Keyhole Markup Language (KML) agar bisa digunakan di aplikasi Google Earth. Data dalam format KML dapat didownload di sini. Pertambangan Emas pada peta ditandai dengan ikon bulat berwarna jingga.
Lalu penulis menggunakan aplikasi online untuk merubah data excel itu ke dalam format Keyhole Markup Language (KML) agar bisa digunakan di aplikasi Google Earth. Data dalam format KML dapat didownload di sini. Pertambangan Emas pada peta ditandai dengan ikon bulat berwarna jingga.
Melihat Peta di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa Kalimantan Selatan, Timur dan Barat, memiliki cukup banyak Pertambangan Emas, yakni 23 titik Pertambangan. Sementara di Kalimantan Utara, belum ada sama sekali.
Seakan-akan tidak ada Emas di Kalimantan Utara. Padahal, kenyataannya, di Kalimantan Utara juga terdapat tambang emas. Sebagai contoh, terdapat Pertambangan Emas Tradisional di Kabupaten Bulungan, yakni di Kecamatan Sekatak dan Kecamatan Peso. Terdapat juga eksplorasi di hulu sungai jelai oleh PT. Jelai Cahaya Mineral (anak usaha PT. Kalimantan Surya Kencana) dan eksploitasi di Seruyung oleh PT. Sago Pratama.
Berdasarkan fakta-fakta ini, bisa dikatakan Emas terdapat hampir di seluruh Penjuru Pulau Kalimantan, termasuk Kalimantan Utara. Tidak menutup kemungkinan, tidak lama lagi, eksploitasi besar-besaran akan meluas di Kalimantan Utara.
Seakan-akan tidak ada Emas di Kalimantan Utara. Padahal, kenyataannya, di Kalimantan Utara juga terdapat tambang emas. Sebagai contoh, terdapat Pertambangan Emas Tradisional di Kabupaten Bulungan, yakni di Kecamatan Sekatak dan Kecamatan Peso. Terdapat juga eksplorasi di hulu sungai jelai oleh PT. Jelai Cahaya Mineral (anak usaha PT. Kalimantan Surya Kencana) dan eksploitasi di Seruyung oleh PT. Sago Pratama.
Berdasarkan fakta-fakta ini, bisa dikatakan Emas terdapat hampir di seluruh Penjuru Pulau Kalimantan, termasuk Kalimantan Utara. Tidak menutup kemungkinan, tidak lama lagi, eksploitasi besar-besaran akan meluas di Kalimantan Utara.
Bagaimanapun, lokasi Emas tersebut pastilah berada di area operasional perusahaan kayu saat ini seperti ADINDO, KPP, INTRACA, INHUTANI. Oleh karena itu Perusahaan-perusahaan kayu kemungkinan besar akan ikut mengambil bagian dalam eksploitasi Emas sebab mereka memiliki sejarah yang panjang dalam penguasaan ratusan ribu hektar lahan di sana.
Jadi, ini semacam eksploitasi tanpa henti: eksploitasi minyak, lalu eksploitasi hutan, lalu eksploitasi batu bara, lalu eksploitasi sawit, lalu Emas. Sementara masyarakat indonesia yang tinggal di kalimantan utara tetap tidak terjamin masa depannya. Semoga kita dapat mengendalikan rentetan eksploitasi tersebut.
Jadi, ini semacam eksploitasi tanpa henti: eksploitasi minyak, lalu eksploitasi hutan, lalu eksploitasi batu bara, lalu eksploitasi sawit, lalu Emas. Sementara masyarakat indonesia yang tinggal di kalimantan utara tetap tidak terjamin masa depannya. Semoga kita dapat mengendalikan rentetan eksploitasi tersebut.
Demikianlah tulisan tentang Peta Pertambangan Emas di Indonesia. Di masa yang akan datang, penulis akan berusaha menampilkan tulisan tentang perkiraan cadangan emas yang terdapat di Kalimantan Utara sehingga kita bisa mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi di kalimantan utara.
Monday, June 01, 2015
ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN TAHUN 2013 (AHSP 2013)
Analisa
harga satuan pekerjaan (AHSP) diperlukan
dalam pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pembangunan.
Pemerintah melalui Peraturan Menteri
Pekerjaan Umum No.11 Tahun 2013 (PermenPU) telah mewajibkan penggunaan
AHSP dalam pembuatan RAB untuk penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) ataupun
Harga Penawaran. Ini sesuai dengan diktum dalam PermenPU tersebut :
“menimbang: …. c. bahwa
Analisis Harga Satuan
Pekerjaan pada masing- masing sektor telah diterapkan tetapi
sifatnya hanya sebagai referensi, belum mengikat secara hukum”
Adapun
pada Bab Penutupnya, disampaikan bahwa Standar Nasional Indonesia (SNI) yang
telah ditetapkan sebelumnya dapat digunakan sejauh tidak bertentangan dengan
PermenPU ini. Sedangkan Surat Edaran tahun 2008 dinyatakan tidak berlaku lagi.
“Standar Nasional
Indonesia (SNI) tentang
Tata Cara Perhitungan
Harga Satuan untuk Konstruksi
Bangunan Gedung dan Perumahan dinyatakan masih berlaku sepanjang tidak
bertentangan dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum ini.
Dengan ditetapkannya Peraturan
Menteri ini, Surat
Edaran Menteri Pekerjaan Umum
Nomor 02/SE/M/2013 tentang Pedoman Analisis Harga Satuan Pekerjaan Bidang
Pekerjaan Umum dan Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum Nomor 07/SE/M/2008
tentang Pemberlakuan Standar, Pedoman, Manual Harga Satuan Pekerjaan Konstruksi
Bangunan Gedung dan Perumahan, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi”
AHSP
juga dinyatakan harus dilampirkan dalam kontrak. Ini mengantsiipasi tindakan
menghindari perincian oleh Kontraktor/Penyedia Jasa atau oknum Pemerintah yang
hendak mengakali auditor.
“AHSP merupakan bagian dari dokumen kontrak harga satuan dan harus
disertakan dengan rinciannya sebagai lampiran yang tidak terpisahkan serta sebagai alat untuk
menilai kewajaran penawaran” (Pasal 6)
Adapun AHSP yang dimaksud terlampir bersama PermenPU
ini.
Di
dalam AHSP itu diwajibkan menampilkan overhead yang diartikan oleh Pasal 1
PermenPU sebagai :
“Overhead
adalah biaya yang diperhitungkan sebagai biaya
operasional dan pengeluaran biaya
kantor pusat yang bukan dari biaya pengadaan
untuk setiap mata pembayaran, biaya manajemen, akuntansi, pelatihan dan
auditing, perizinan, registrasi, biaya iklan, humas dan promosi dan lain
sebagainya.”
Tentu
dengan ditampilkannya Overhead di dalam AHSP (berarti juga di dalam Dokumen
Kontrak), maka baik pemerintah maupun penyedia jasa lain dapat mengetahui
berapa keuntungan bagi penyedia yang direncanakan dalam pembangunan proyek
tersebut. Dengan cara ini, Akuntabilitas pelaksanaan proyek diharapkan
meningkat.
Demikian
sekilas tentang AHSP 2013. Dokumennya dapat didownload di sini: AHSP 2013Excel. Sedangkan PermenPU nya dapat di download di sini: PermenPU No.11 Tahun 2013
Friday, May 29, 2015
TUTORIAL MENGGUNAKAN APLIKASI JOZLOPE
Pasikan File-file ini ada di dalam folder yang sama di Laptop/PC anda. Bila belum ada, silahkan download di sini.
Klik
Dua Kali pada file bernama Cover. Maka akan muncul gambar ini :
Adapun keterangan mengenai data-data input geometri/dimensi tersebut dapat dilihat dari gambar di bawah ini:
4. Pengembangan Algoritma Jozlope oleh Andre Silva, Mahasiswa Portugal. Tesis beliau dapat didownload di Universidade de Porto.
Nama penulis (Raga Candradimuka) dimuat dalam pengantar tesis tersebut.
Selain gambar
ini, juga muncul window DOS, layar hitam. Biarkan saja window itu. Jangan ditutup sampai
selesai.
Klik
menu program pada Cover di atas. Maka muncul pilihan Grid Search dan Point Search
Pada
tulisan ini kita pilih Grid Search. Sehingga muncul tampilan ini:
Selanjutnya
silahkan masukkan data tanah dan data geometri/dimensi pada kolom INPUTS. γ
adalah berat jenis tanah. C adalah kohesi tanah. ϕ adalah sudut geser tanah.
Data input lainnya adalah dimensi lereng.
Adapun keterangan mengenai data-data input geometri/dimensi tersebut dapat dilihat dari gambar di bawah ini:
Nilai b, h dan
Incr harus bilangan bulat. Khusus untuk Xstart dan Xp, harus bernilai negatif.
Misal lebar Xstart yang diinginkan adalah 10 meter, maka pada data input
adalah -10. Nilai Xstart dan Xp yang
baik adalah nilai yang tidak lebih besar dari nilai L.
Misal kita
masukkan data-data inpustnya.
Setelah
data inputs selesai diisi. Klik tombol Preview dibawahnya. Maka akan tampil
seperti ini.
Gambar
lerengnya tampak kecil. Maka klik menu file, dan pilih zoom lalu drag. Atur
tampilannya.
Apabila
hasil preview tidak sesuai yang diinginkan, berarti ada data input geometri
yang salah. Tutup window figure 2. Ulangi lagi dari Grid search. Setelah
tampilan geometri lereng telah sesuai dengan yang diinginkan, maka klik tombol
compute. Maka
muncul perintah tunggu. Please wait. Komputer sedang menghitung.
Setelah
selesai, maka keluar hasil gambar lingkaran lereng dan hasil hitungan Faktor
aman di bawahnya sebagaimana di bawah ini.
Dapat dilihat pada gambar ini,
lingkaran kelongsoran berwarna merah pada lereng mulai kaki lereng atau titik 0
(XL) sampai puncak lereng pada titik 28.1293 (XH). Faktor aman Lereng (FS MIN)
sebesar 1,468. Jumlah lingkaran yang dicoba-coba (N) adalah 67626 buah. Pusat
titik longsor adalah jarak X (Xc) adah 1 dan jarak Y (Yc) adalah 32. Jari-jari
lingkaran longsor (R) adalah 32.0158 m.
Klik lagi menu file dan pilih
Save figure untuk menyimpan tampilan. Gunakan zoom dan drag untuk mengatur
posisi tampilan.
Demikianlah tutorial menggunakan
Aplikasi Jozlope. Aplikasi analisis stabilitas lereng dengan metode bishop yang
disederhanakan. Aplikasi ini telah dimuat dalam Jurnal Semesta Teknika
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal dapat dilihat disini:
1. Hasil Scan. http://media-fikr.blogspot.com/2012/05/blog-post.html
3. Dalam bentuk cetak. Di LIPI.
Nama penulis (Raga Candradimuka) dimuat dalam pengantar tesis tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)















































